Hijri Calendar by Alhabib
Beranda / Kajian / 13 Keutamaan Bulan Ramadan dan Puasa
>> Sponsorship/Donasi Website Manhajuna <<

13 Keutamaan Bulan Ramadan dan Puasa

1# Al-Quran diturunkan di bulan Ramadan

Firman Allah Taala:

Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Quran.” (QS. Al-Baqarah : 185)

2# Di dalamnya terdapat Lailatul Qadar

Lailatul Qadar adalah malam yang nilainya lebih utama di sisi Allah Ta’ala dari seribu bulan.

Allah Ta’ala befirman, Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al-Qadar: 1-3)

3# Doa orang yang puasa mustajabah (terkabul)

Rasulullah salallahu ‘alayhi wa sallam bersabda:

Ada tiga doa yang dikabulkan: Doa orang yang puasa, doa orang yang safar, dan doa orang yang dizalimi. (HR. Baihaqi)

4# Setan diikat, pintu surga dibuka dan pintu neraka ditutup

Rasulullah salallahu ‘alayhi wa sallam bersabda:

Jika datang Ramadhan, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup dan setan-setan diikat. (Muttafaq alaih)

5# Puasa melindungi kesucian diri (Iffah)

Rasulullah salallahu ‘alayhi wa sallam bersabda:

Wahai para pemuda; siapa di antara kalian yang sudah mampu, maka menikahlah, karena menikah dapat menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan. Siapa yang tidak mampu (menikah), maka hendaklah dia puasa, karena puasa merupakan pelindung. (Muttafaq alaih)

6# Puasa sebagai tameng dari Neraka

Rasulullah salallahu ‘alayhi wa sallam bersabda:

Puasa adalah tameng, orang yang sedang puasa berlindung dengannya dari api neraka. (HR. Ahmad)

7# Puasa Tidak Ada Tandingannya

Dari Umamah radiallahu anhu dia berkata, “Aku berkata,

‘Ya Rasulullah tunjukkanlah kepadaku perbuatan yang dapat memasukkan aku ke dalam surga.’ Maka beliau bersabda,Hendaklah kamu puasa, tidak ada yang sebanding dengannya”  (HR. Ahmad dan Nasa’i)

8# Puasa dan Al-Quran Memberi syafaat

Rasulullah salallahu ‘alayhi wa sallam bersabda:

Puasa dan Al-Quran menjadi syafaat kepada seorang hamba di hari kiamat. Puasa berkata, ‘Ya Rabb, aku telah mencegahnya dari makanan dan syahwat, jadikanlah aku syafaat baginya.’ Dan Al-Quran berkata, Ya Rabb, aku telah mencegahnya dari tidur di waktu malam, jadikanlah aku syafaat baginya. Dia berkata: Keduanya dapat memberi syafaat.” (HR. Ahmad)

9# Pintu Ar-Rayyan bagi yang puasa

Rasulullah salallahu ‘alayhi wa sallam bersabda:

Sungguh, di surga terdapat pintu bernama: Ar-Rayyan. Mereka yang puasa akan memasukinya pada hari kiamat. Tidak ada seorang pun yang masuk melaluinya selain mereka. Jika mereka telah masuk, maka pintu itu pun ditutup dan tidak ada seorang pun yang memasukinya. (Muttafaq alaih)

10# Ganjaran yang tidak terbatas

Rasulullah salallahu ‘alayhi wa sallam bersabda:

Sesungguhnya Rabb kalian berfirman, “Setiap kebaikan akan dibalas sepuluh kebaikan hingga tujuh ratus kali lipat. Puasa adalah untuk-Ku dan Akulah yang membalasnya.” (HR. Tirmizi)

Karena puasa sangat erat kaitannya dengan kesabaran. Dan orang sabar, Allah nyatakan dalam Al-Quran akan dibalas tanpa batas.

“Sesungguhnya, hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az-Zumar: 10)

11# Puasa khusus untuk Allah Ta’ala

Allah Ta’ala berfirman (hadits qudsi):

Puasa untuk-Ku dan Akulah yang akan membalasnya. Dia meninggalkan syahwat dan makan-minumnya karena-Ku. (HR. Muslim)

12# Bau mulut orang puasa lebih harum dari wangi minyak kesturi

Rasulullah salallahu ‘alayhi wa sallam bersabda,

Bau mulut orang yang puasa lebih harum di sisi Allah dari wangi minyak kesturi. (HR. Bukhari)

13# Ampunan atas dosa yang telah lalu

Rasulullah salallahu ‘alayhi wa sallam bersabda,

“Siapa yang puasa pada bulan Ramadhan dengan iman dan harapan mendapatkan pahala maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. (Muttafaq alaih)

Sumber: Panduan Ramadhan, Abdullah Haidir, Penerbit Kantor Dakwah Sulay, Riyadh, KSA. Cetakan keempat, Rajab 1433H (Juni 2012)

(Manhajuna/IAN)

Beri Komentar (via FB)

http://bursanurulfikri.com/

Lihat Juga:

poros_kebenaran

Bergabunglah dalam Poros Kebenaran!

Allah Ta’ala telah menciptakan manusia dengan memiliki watak dasar (fitrah) keimanan dan taqwa, dan sebaliknya …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *