Hijri Calendar by Alhabib
Beranda / Hikmah / Air Yang Tergenang
>> Sponsorship/Donasi Website Manhajuna <<

Air Yang Tergenang

DSC02041 okManhajuna – Ketika sekumpulan air terjerembab pada sebuah cekungan tembok, ia tidak akan bisa berbuat apa2. Ia tidak bisa mengalir karena ada ketinggian, ia juga tidak bisa meresap pada bebatuan. Jika ia ingin pergi ke muara, tempat ia akan bertemu dengan teman2nya, yang bisa di lakukannya hanya satu. Menunggu hadirnya sinar terik mentari.
Sinar terik mentari inilah yang nantinya akan menyelamatkannya dari kerangkeng tembok ini. Ia akan bisa menguap dengan sinar panas mentari. Tapi ia harus rela untuk menerima panas yang membakar. Ada sakit dari panas yang di berikan, agar ia bisa kembali menanam harapan.

Hidup kita tak lebih dari sekumpulan air yang terjerambab ini. Adakalanya kita terhenti, dihadapkan pada tembok tinggi. Masalah besar yang mungkin membuat kita kalut dan tidak percaya diri. Hanya satu yang bisa kita lakukan. Seperti genangan air ini. Sabar. Yaa sabar itu seperti mentari ini. Air yang tergenang ini harus siap menerima panas mentari yang membakar. Perih menyakitkan. Di balik cahaya panas gersang, akan ada harapan besar terhadap kesuksesan. Ya hanya saja mampukah kita bertahan?

(Manhajuna/GAA)

Beri Komentar (via FB)

http://bursanurulfikri.com/

Lihat Juga:

Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Dzulhijah

Kemuliaan sepuluh hari pertama Dzulhijjah telah diabadikan dalam Al-Qur’an, Allah SWT. berfirman: “Demi fajar, Dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *