Hijri Calendar by Alhabib
Beranda / Kabar / Banjir Jeddah: 8 Orang Meninggal dan Cuaca Buruk Akan Terus Berlanjut di Pekan Ini
>> Sponsorship/Donasi Website Manhajuna <<

Banjir Jeddah: 8 Orang Meninggal dan Cuaca Buruk Akan Terus Berlanjut di Pekan Ini

12270590_10205334240256730_1530201237_n
Banjir di depan Mall of Arabia, distrik Nuzhah, Jeddah.

JEDDAH: Hujan lebat dan angin hebat telah terjadi kemarin Selasa (17/11/2015) yang melanda wilayah Jeddah dan sekitarnya, menyebabkan delapan orang meninggal. Selain korban meninggal, hujan lebat juga mengakibatkan banjir besar di beberapa ruas jalan di Jeddah, pohon-pohon tercerabut dan juga mengakibatkan pemadaman listrik di mayoritas wilayah Jeddah. Tercatat dua orang korban meninggal di distrik Faisaliyah diakibatkan tersengat listrik saat menempel ke tiang lampu listrik di jalan banjir, sementara dua lainnya luka-luka.

Di wilayah Hail, tubuh seorang anak berhasil ditarik dari Wadi (sungai) Bida bin Khalaf, seperti yang diungkapkan Mayor Nafi Al-Harbi, juru bicara Pertahanan Sipil di wilayah tersebut. Dia mengatakan tim penyelam menemukan tubuh sang anak ketika sedang melakukan misi pencarian untuk beberapa anak yang diduga hanyut di wadi tersebut. Tercatat bahwa kedua anak yang diduga hanyut adalah bersaudara, berusia 9 dan 12 tahun. Seorang anak Sudan juga diselamatkan di tempat yang sama. Di Yanbu, penyelam Pertahanan Sipil menemukan mayat lima orang, dua diantaranya adalah usia anak-anak, dari daerah banjir di desa Al-Bathna. Kolonel Khaled Mubarak Al-Johani, juru bicara Pertahanan Sipil di Madinah mengatakan Tim pencari masih melakukan misi pencarian untuk beberapa orang lain yang diduga hanyut di daerah Wadi Al-Jafr, 40 km dari Madinah. Sedangkan di Bandara Internasional King Abdul Aziz, pihak terkait mengeluarkan pernyataan bahwa delapan penerbangan domestik ditunda karena cuaca buruk. Satu penerbangan internasional dialihkan ke Madinah. Badan Meteorologi dan Lingkungan Arab Saudi memprediksi cuaca buruk akan terus berlanjut sampai akhir minggu. Menteri Pendidikan Azzam Al-Dakhil mengumumkan bahwa sekolah di Jeddah akan tetap ditutup pada hari Rabu ini (18/11/2015). Beberapa sekolah internasional seperti Sekolah Internasional India -Jeddah juga mengikuti instruksi kementrian pendidikan bahwa Rabu ini akan menjadi hari libur dan pesan ini disampaikan melalui pesan SMS, ungkap Kepala sekolah Syed Masood Ahmad. Juga Sekolah Internasional Pakistan di distrik Azizah Jeddah telah mengumumkan akan ditutup pada hari Rabu dan Kamis. Hujan dan banjir kali ini banyak mengakibatkan beberapa ruas jalan layang tergenang air dan ini mendorong pihak berwenang untuk menutup jalan-jalan tersebut. Beberapa warga Saudi dan juga para ekspatriat terlihat di jalan-jalan dan lorong-lorong jalan layang mendorong kendaraan mereka keluar dari air setinggi lutut. Beberapa kendaraan juga terlihat mogok dan rusak karena air banjir memasuki kabin mesin mobil, sehingga banyak mobil ditinggalkan begitu saja di pinggir jalan. Menurut pernyataan pihak Pertahanan Sipil Kerajaan Arab Saudi, ada sebanyak 3000 panggilan telepon dialamatkan ke tim penyelamat (semacam tim SAR).Sampai saat ini tercatat ada 11 kasus pohon tumbang dan papan reklame yang runtuh di jalan-jalan utama.

Tepatnya ramalan cuaca buruk yang disampaikan pada hari Senin (16/11/2015), yang kemudian ditindaklanjuti untuk meliburkan para siswa di hari selasa mendapat banyak pujian dari para orang tua murid. Hal ini sangat membantu para warga untuk mempersipkan diri, tidak seperti kejadian yang sama pada tahun 2009, dimana waktu itu tidak ada cukup informasi terkait perkiraan cuaca yang menyebabkan malapetaka banjir dan merenggut banyak korban waktu itu. Sampai saat ini tim penyelamat telah menyerukan kepada para warga untuk tetap tinggal di dalam dan menghindari melintasi jalan layang. Seruan ini juga disampiakan lewat masjid-masjid dan menyarankan para warga untuk tinggal di rumah tetap berdoa untuk keselamatan. Di beberapa wilayah lain, situasi hujan dan banjir diperparah oleh pemadaman listrik. Melalui akun media sosial, pihak pemerintah Jeddah menginformasikan terjadinya genangan air di beberapa ruas jalan dan beberapa terowongan karena mesin pemompanya tidak bisa di fungsikan karena tiadanya aliran listrik, ini terjadi di tujuh pompa utama di beberapa terowongan di Jeddah. Perusahaan Listrik Saudi mengkonfirmasi adanya pemutusan arus listrik di wilayah Barat dan Timur Jeddah karena hujan lebat dan banjir. Teknisi telah diperintahkan untuk segera bekerja untuk memulihkan situasi ini, tapi lagi-lagi tim ini juga terkendala untuk mengakses beberapa wilayah yang tergenang banjir besar sehingga mereka menunggu bantuan dari pihak Pertahanan Sipil. Update terkini untuk para pengendara, adanya banjir besar di Jalan Palestina, Jalan layang Pangeran Majed ,persimpangan King Fahd Road, Jalan Tahliya, distrik Naseem KM 14 dan KM 11. Beberapa jalan yang ditutup termasuk jalan Naseem, Jalan Arabaeen, Jalan Raja Fahd depan pasar Bawadi, Jalan Palestina di persimpangan jalan Madinah, jalan Jeddah-Makkah raya, jalan Sheikh Mohammed bin Jabir, jalan Sabaeen, persimpangan jalan Gharnata dan jalan Quraish .

Sementara itu, ditengah kekhawatiran bahaya banjir, kebanyakan anak-anak, justru bergembira dan bermain-main ditengah hujan, seperti yang diungkapkan Munawwar Ansari, seorang mahasiswa di Sekolah Internasional Pakistan di Azizah.

Sumber: arabnews.com

(Manhajuna/AS-GAA)

Beri Komentar (via FB)

http://bursanurulfikri.com/

Lihat Juga:

Buruan, Pendaftaran Mahasiswa Baru LIPIA 2016 (Cabang Medan, Surabaya dan Makasar)

Manhajuna.com – Alhamdulillah telah dibuka pendaftaran mahasiswa baru (Khusus ikhwan saja) jenjang I’dad lughowi untuk tahun akademik …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *