Hijri Calendar by Alhabib
Beranda / Hikmah / Bersikaplah Sebagaimana Engkau Ingin Disikapi!
>> Sponsorship/Donasi Website Manhajuna <<

Bersikaplah Sebagaimana Engkau Ingin Disikapi!

Oleh: Ustadz Mudzoffar Jufri, MA

Manhajuna – Perlakukan dan sikapilah orang lain, kelompok lain, organisasi lain, jamaah lain, gerakan lain, atau penganut madzhab lain, sebagaimana engkau, kelompok, organisasi, jamaah, gerakan atau madzhabmu, ingin diperlakukan dan disikapi!

Serta janganlah memperlakukan dan menyikapi orang lain, kelompok lain, organisasi lain, jamaah lain, gerakan lain atau pengikut madzhab lain, dengan perlakuan dan penyikapan yang tidak engkau inginkan serta tidak engkau sukai untuk dirimu, kelompokmu, organisasimu, jamaahmu, gerakanmu atau madzhabmu!

Tanpa sadar seringkali kita menyikapi dan memperlakukan orang lain atau kelompok lain dengan penyikapan dan perlakuan tertentu, dimana kita sendiri sangat tidak siap dan tidak suka seandainya disikapi dan diperlakukan dengan cara yang sama atau serupa. Dan jelas sekali bahwa, itu merupakan salah satu bentuk ketidak adilan sikap.

Maka, cobalah menempatkan dirimu atau kelompokmu pada posisi orang atau kelompok yang hendak engkau sikapi, niscaya sikapmu terhadapnya akan tepat dan proporsional!

Baginda Sayyiduna Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda dalam hadits terkenal (yang artinya): “Tidaklah beriman (sempurna iman) seseorang di antara kamu sampai ia menyukai untuk saudaranya apa-apa yang ia sukai untuk dirinya sendiri” (HR. Muttafaq ‘alaih dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu).

Sekadar mengingatkan saja bahwa, kaidah diatas adalah salah satu poin penting dalam cara menyikapi fenomena keragaman madzhab, golongan, kelompok, organisasi, jamaah atau gerakan dakwah Islam, yang selama ini senantiasa coba saya serukan, ajakkan dan dakwahkan! Karena saya yakin bahwa, inilah yang sedang dibutuhkan oleh Ummat saat ini, dari setiap elemen lintas madzhab, di tengah bermacam-macam perbedaan kelompok dan berbagai-bagai keragaman golongan.

Bagi yang setuju, silakan bergabung, seraya mari saling mengingatkan dan menguatkan!

Sedangkan bagi yang tidak berkenan dan tidak setuju, insyaallah ketidak setujuannya tetap dihormati dan dihargai, seraya tetap pula didoakan!

(Manhajuna/GAA)

Beri Komentar (via FB)

http://bursanurulfikri.com/

Lihat Juga:

Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Dzulhijah

Kemuliaan sepuluh hari pertama Dzulhijjah telah diabadikan dalam Al-Qur’an, Allah SWT. berfirman: “Demi fajar, Dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *