Hijri Calendar by Alhabib
Beranda / Kabar / Mahasiswa Indonesia Tingkat S2 Raih Predikat Cumlaude di KSU
>> Sponsorship/Donasi Website Manhajuna <<

Mahasiswa Indonesia Tingkat S2 Raih Predikat Cumlaude di KSU

Ust. Faris Jihady, Lc. dengan tesisnya dalam sidang terbuka program Magister

Pada hari Rabu, 18 April 2018, ust. Faris Jihady, Lc. salah seorang mahasiswa Magister asal Indonesia yang belajar di King Saud University, Riyadh. Pada hari tersebut Alhamdulillah dinyatakan lulus oleh penguji dan mendapatkan predikat Cumlaude atau Mumtaz dengan tesisnya yang berjudul “Studi Analisis Pengambilan Dalil Ayat Quran Yang Tertera Pada Buku-Buku Politik Syariah“.

Sidang terbuka yang dilaksanakan di Fakultas Tarbiyah ini dihadiri oleh Kepala Jurusan Dirasah Quraniyah, para penguji dan beberapa ekspatriat dan mahasiswa asal Indonesia serta rekan mahasiswa asing asal Malaysia dan negara lainnya. Sidang tesis seputar pengambilan dalil Al-Quran dalam buku-buku politik syariah ini berlangsung serius dan dinamis. Sidang dimulai pada pukul 09:00 pagi waktu Arab Saudi dan berakhir pada pukul 11:30.

Ust. Faris menyimak dan mendengarkan pertanyaan yang diajukan para panelis penguji

Meskipun penguji memberi beberapa kritikan dalam tulisannya, akan tetapi para penguji mengungkapkan apresiasinya dan kekagumannya terhadap tesis yang yang bertema mengenai Al-Quran dan politik syariah ini. Bahkan, penguji mengusulkan tesis tersebut agar dapat dicetak dalam bentuk buku sehingga dapat disebarkan, dibaca dan bermanfaat untuk banyak orang.

ust. Faris bersama panelis penguji nampak tersenyum lega setelah dinyatakan lulus, dan berhasil mendapat predikat Mumtaz

Semoga Allah memberkahi atas usaha yang telah dilakukan, hasil yang dicapai, dan semoga ilmunya bermanfaat untuk umat dan bangsa. (BAR/AA)

Ust. Faris berfoto bersama rekan-rekan Indonesia dari kalangan mahasiswa serta ekspatriat.
(Visited 274 times, 1 visits today)

Beri Komentar (via FB)

http://bursanurulfikri.com/

Lihat Juga:

Menyambut Ramadhan Tercinta

Oleh: Sya’i bin Muhamamd Al-Ghubaisyi* Mencintai sesuatu berarti menunggu-nunggu kedatangannya. Dalam konteks ini kisah cinta …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *