Hijri Calendar by Alhabib
Beranda / Kolom (page 2)

Kolom

Agar Fungsi Tarbawi dari Jum’atan Tidak Ikut Ter-Lockdown

Hari ini memasuki Jum’at ketiga ditutupnya Masjid-Masjid di seluruh Arab Saudi, termasuk Madinah. Seperti pekan lalu, pekan ini kami tak bisa ke Masjid untuk Sholat Jum’at lagi. Sedih memang. Tapi semoga ini adalah keputusan terbaik untuk keselamatan dan kemaslahatan bersama. Padahal Jum’at bagi seorang Muslim bukan sekedar Farîdhah Usbû’iyah (kewajiban …

Selengkapnya »

Saatnya Melakukan ‘Uzlah Jiwa

Dalam kitab Riyâdhus Shâlihîn, Imam Nawawi membuat satu bab khusus dengan judul, “Istihbâb al-‘uzlah ‘inda fasâd an-nâs wa az-zamân”, yang berisi tentang keutamaan menyendiri di zaman yang penuh kerusakan. Imam Nawawi memulai bab ini dengan menukil Surat Adz-Dzariyat ayat 50: “Maka oleh karena itu, segeralah berlari kepada Allâh, sesungguhnya aku …

Selengkapnya »

Penutupan Masjid, Syari’at yang Toleran, dan Kontribusi Umat pada Peradaban

Mulai dari kemarin, Masjid Nabawi untuk sementara ditutup untuk masyarakat umum. Tetap ada sholat Jum’at dan Jama’ah, tetapi hanya terbatas untuk Imam, Muadzin, manajemen, petugas keamanan dan petugas kebersihan, dengan pengawasan yang ketat. Ini menyusul kebijakan pekan sebelumnya, dimana semua Masjid di Arab Saudi ditutup sementara, kecuali Masjid Nabawi dan …

Selengkapnya »

Menyoal Doa dan Corona

1. Di beberapa group, tak sedikit teman yang berbeda keyakinan bertanya-tanya tentang sekian postingan saya terkait doa dan corona. Apakah doa saja cukup untuk mengatasi Corona? Bukankah itu bukti bahwa agama tidak kompatibel dengan science? 2. Sebenarnya saya ingin menjawab tegas: “Cukup!”. Jika Allâh Ta’âlâ berkehendak meng-ijabahi doa tersebut, maka …

Selengkapnya »

Covid-19 (Wabah Virus Corona) Dan Ghirah Beragama Yang Harus Terkontrol

Ghirah atau semangat beragama itu dibutuhkan, tapi tetap harus tetap terkontrol dan terukur agar tdk keluar dari rambu-rambu syariat. Beberapa sikap yang berangkat dari ghirah beragama terkait wabah corona layak dikritisi, di antaranya; 1- Wabah corona adalah kerjaan illuminati. Kaum muslimin tidak mungkin terkena corona, kalaupun dia terkena pasti ahlul …

Selengkapnya »

Wabah Penyakit dan Iman Terhadap Takdir

Kesembuhan dan sakit dari Allah. Itulah keyakinan kita terhadap takdir. Namun prakteknya tidak boleh membuat kita menjadi fatalistik; tak berikhtiar sama sekali. Kasus wabah penyakit mematikan yang berasal dari virus Corona dan kini sedang melanda kota Wuhan di negeri Cina serta dikhawatirkan menyebar ke berbagai negara lewat para pendatang yang …

Selengkapnya »

EMPAT FAKTOR UTAMA PENYIMPANGAN SEKSUAL DARI KACAMATA USHUL TARBIYAH ISLAMIYAH

Oleh: DR. Hakimuddin Salim Lc. MA. “Demi jiwa dan penciptaannya yang sempurna. Lalu Alloh ilhamkan padanya (jalan) kejahatan dan ketakwaannya. Sungguh beruntunglah siapa yang mensucikannya. Dan merugilah siapa yang mengotorinya” (QS. Asy-Syams: 7-10). Dari hebohnya kasus “Predator Seks” asal Indonesia di Manchester akhir-akhir ini, banyak teman yang bertanya soal penyimpangan …

Selengkapnya »

Musibah itu Menguatkan

Tidak ada seorang pun yang ingin tertimpa musibah. Namun ketika musibah telah terjadi, tidak ada sikap yang paling terpuji kecuali ridha terhadap ketetapan Allah pemilik seisi langit dan bumi. Bahkan lebih dari itu, dengan sikap dan pandangan positif, justeru dia dapat memetik keuntungan berupa kekuatan-kekuatan yang boleh jadi tidak dapat …

Selengkapnya »

Tips Merawat Empati Bagi Anggota Dewan

Anggota dewan baru saja dilantik. Mereka mutlak harus menghadirkan dan merawat kepercayaan yang telah diberikan masyarakat kepadanya. Salah satu faktor yang sangat penting adalah merawat empati terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Karena empati yang diberikan dengan tulus dapat menjadi ikatan yang kuat untuk menjaga kepercayaan tersebut. Empati yang …

Selengkapnya »

Relakah Jika itu Terjadi Pada Ibu, Putri, Saudari atau Bibimu?

Suatu hari, ada seorang pemuda yang mendatangi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Wahai Rasulullah, izinkan aku berzina!”. Orang-orang pun bergegas mendatanginya dan menghardik pemuda itu, “Diam Kamu! Diam!”. Tapi Rasulullah malah berkata, “Mendekatlah.” Pemuda itu pun mendekat, lalu duduk. Dengan tetap tenang, Rasul pun mulai bertanya, “Relakah dirimu jika ibumu …

Selengkapnya »