Hijri Calendar by Alhabib
Beranda / Kabar / Situasi Terkini Umroh Penghujung 2015: Semakin Padat
>> Sponsorship/Donasi Website Manhajuna <<

Situasi Terkini Umroh Penghujung 2015: Semakin Padat

Manhajuna.com – Dua kota suci Makkah Madinah mulai memasuki masa-masa padat karena kedatangan tamu peziarah baik dari luar negeri Kerajaaan Saudi Arabia maupun peziarah lokal. Situasi kepadatan semakin bertambah karena saat ini sedang berlangsung masa liburan sekolah di Arab Saudi sendiri.

Menangani kedatangan peziarah yang kian besar, diantara langkah yang dilakukan pemerintah Saudi adalah dengan meningkatkan kuantitas layanan di Bandara. Berdasarkan laporan Saudi Gazette, terdapat penambahan 32 counter pelayanan passpor di bagian selatan dan utara Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah sejumlah 32 yang dibuka oleh Mayjen Solaiman Al-Yahya, Dirjen Departemen Passpor (Jawazat).

Dia meminta petugas untuk mengerahkan lebih banyak upaya untuk menyelesaikan prosedur pengecekan passpor dengan cepat.  “Kita harus melaksanakan arahan pimpinan secara efektif untuk memperluas kesempurnaan layanan bagi semua penumpang, termasuk haji dan umrah,” katanya. Selain itu, dia juga memerintahkan bahwa counter bagi perempuan harus dijaga oleh petugas perempuan.

Menurut Col. Solaiman Al-Youssef, Direktur Jawazat cabang bandara International King Abdul Aziz, sekitar 50.000 penumpang datang dan pergi melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz setiap harinya.

Sementara itu di Madinah, Arabnews melaporkan, untuk mengantisipasi kedatangan peziarah dalam jumlah besar, Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdulaziz berencana membuka tambahan 28 counter.

Semua prosedur pengecekan akan dilakukan dengan target rata-rata waktu per orang sekitar 1 menit.

Kondisi nyata lapangan yang diliput Arabnews, Kota Makkah sudah dipadati para peziarah, ini terlihat dengan penuhnya hotel dan orang-orang yang sholat di teras Masjidil Haram, bahkan di jalan-jalan seperti Ajyad Street, Jabal Al-Kaaba Road juga digunakan sebagai tempat shalat. Bagi yang datang satu jam sebelum Adzan tidak diizinkan memasuki Masjidil Haram karena kondisi yang sudah penuh sesak.

Peziarah dari Indonesia, Malaysia, Turki, Mesir, Singapura, Philipina, India, Pakistan, Srilangka dan negara-negara Teluk terlihat dalam jumlah besar.

(Manhajuna/IAN)

Beri Komentar (via FB)

http://bursanurulfikri.com/

Lihat Juga:

“Virus” yang Mengancam Jama’ah Haji

Oleh Ust. Abdullah Haidir, Lc. Manhajuna – Siapa yang tak senang mendapatkan kesempatan beribadah haji? Mimpi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *