Hijri Calendar by Alhabib
Beranda / Hikmah / Yuk Masuk Syurga Duluan!
>> Sponsorship/Donasi Website Manhajuna <<

Yuk Masuk Syurga Duluan!

Alihbahasa: H. Rijal Mahdi, Lc., M.A (Akademisi IAIN Syekh Nurjati Cirebon)

Thalhah Bin Ubaidillah RA menceritakan tentang dua orang laki-laki yang menjumpai Rasulullah SAW, keduanya masuk Islam diwaku yang sama. Salah seorang dari mereka lebih rajin dari kawan yang satunya, lelaki yang rajin itu berangkat berperang kemudian dia mati syahid. Sedangkan kawannya seperjuangannya masih hidup satu tahun setelah sepeninggalannya.

Thalhah RA berkata: “Saya bermipi, ketika saya berada dipintu syurga dan ingin memasukinya, saya menjumpai kedua orang sahabat seperjuangan itu dipintu syurga. Lalu seseorang laki-laki keluar dari syurga, kemudian mengizinkan kawan yang tadinya terlambat meninggal dunia untuk memasuki syurga terlebih dahulu, orang itu kembali keluar dan baru mengizinkan laki-laki mati syahid pertama meninggal dunia itu untuk memasuki syurga (padahal dulunya dia lebih rajin dan mati syahid).

Setelah itu, lantas laki-laki tadi baru menghampiriku setelah kedua sahabat itu memasuki syurga. Laki-laki itu berkata kepadaku: “Pulanglah dulu, karena anda belum diizinkan masuk kedalam syurga!. Setelah pagi hari datang, Thalhah menceritakan hal tersebut kepada banyak orang, merekapun tercengang mendengarkan cerita tersebut. Cerita itu akhirnya sampai juga ketelinga Rasulullah SAW: “Kenapa kalian heran dan tercengang dengan mimpi itu? Pungkas Rasulullah SAW.

Para sahabat menjawab: “Lelaki pertama itu lebih rajin dan syahid, lantas kenapa kawannya malah masuk syurga terlebih dahulu?”
Rasulullah menjawab: “Bukankah sahabatnya itu hidup didunia satu tahun setelah sahabatnya mati syahid? Mereka menjawab: Iya! Betul!.

Rasulullah menjawab: “laki-laki itu bertemu dengan bulan Ramadhan, dia berpuasa, dia juga mengerajakan sholat ini dan itu selama satu tahun, bukankah begitu? Pungkas Rasulullah SAW!

Para sahabat menjawab: Betul wahai Rasulullah!
Rasulullah saw bersabda: “Diatara mereka berdua, siapa yang lebih lama hidup di dunia? (HR: Ibnu Majah, disahihkan oleh Imam Al-Bani, 3185).

Hadis yang mulia ini dijelaskan oleh hadis lain yang berbunyi:
“Seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah SAW tentang siapakah manusia terbaik? Rasulullah menjawab: “Yang terbaik adalah yang panjang umurnya, dan baik amal perbuatannya”. Kemudian laki-laki itu kembali bertanya tentang manusia yang paling buruk? Rasulullah Saw bersabda: “Manusia terburuk adalah mereka yang panjang umurnya dan buruk perbuatannya (Sanad hadis ini sahih).

Wahai anda yang ingin mendapatkan taufiq dari Allah SWT!
Setiap hari yang anda jalani, setiap jam yang berlalu dari hidupmu, bahkan setiap menit dari waktumu yang engkau jalani di dunia ini adalah nikmat besar yang telah Allah anugerahkan kepadamu!

Setiap detik dari umurmu, setiap nafas yang engkau hembuskan, adalah mutiara mahal yang tak ternilai harganya. Anda bisa mengalahkan mereka yang mati syahid dengan amalan diberbagai bidang, apabila anda bertekad untuk beramal, Allah SWT pasti memberikan taufiq-Nya kepadamu.

Jangan jual atau gadaikan umur yang kau miliki kecuali dengan keuntungan-keuntungan ukhrawi saja! Dengan melakukan perbuatan baik, mengucapkan perkataan baik, atau dengan menyemai benih niat yang sholeh disemua aktifitas harianmu!

(Manhajuna/IAN)

(Visited 219 times, 1 visits today)

Beri Komentar (via FB)

http://bursanurulfikri.com/

Lihat Juga:

ETIKA MENDENGAR, KAEDAH ‘8-M’ (Tafsir Qurtubi 11/176)

Bersama Buya (Dr.) Ahmad Asri Lubis (غفر الله له ولوالديه وللمؤنين). Menurut Imam Qurtubi, Ibnu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *