Hijri Calendar by Alhabib
Beranda / Kolom / Dahsyatnya Keutamaan Al-Qur’an
>> Sponsorship/Donasi Website Manhajuna <<

Dahsyatnya Keutamaan Al-Qur’an

quran7Oleh: Ustadz Hakimuddin Salim, MA

Sebagai wujud kasih sayang Allah SWT kepada para hamba, Ia menghadiahkan kepada mereka sebuah perjamuan. Perjamuan agung yang akan memberikan kenikmatan hakiki bagi yang pernah merasakannya. Perjamuan agung yang akan meneteskan ketenangan abadi di dada para peneguknya. Perjamuan itu bernama Al-Qur’an, perjamuan Allah ta’ala bagi kita para hamba di dunia.

Betapa tidak, Al-Qur’an memiliki banyak keutamaan yang begitu dahsyat. Keutamaan yang tidak tertandingi nilainya. Sungguh beruntung bagi kita yang berhasil meraihnya, dan merugi serugi-ruginya kita yang hingga akhir hidup gagal mendapatkannya.

Begitu dahsyat keutamaan Al-Qur’an, ia akan datang sebagai penolong kelak di hari akhir bagi orang yang selalu membacanya. Rasulullah SAW bersabda: ”Bacalah Al-Qur’an, sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat nanti memberi syafa’at (penolong) bagi orang yang membacanya dan mentaatinya” (HR. Muslim).

Begitu dahsyat keutamaan Al-Qur’an, ia lebih berharga dibanding seluruh harta dunia dan semua yang diminta manusia. Rasulullah SAW bersabda: “Tidak boleh iri kecuali dalam dua perkara, yaitu: orang yang dikaruniai Allah keahlian tentang Al-Qur`an, lalu diamalkannya pada waktu malam dan siang, dan orang yang dikaruniai Allah kekayaan harta, lalu diinfakkannya pada waktu malam dan siang” (Muttafaq ‘Alaih).

Dalam hadits Qudsi juga disebutkan : “Barangsiapa disibukkan dengan mengkaji Al-Qur’an dan menyebut nama-Ku, sehingga tidak sempat memohon kepada-Ku, maka Aku akan memberinya sesuatu yang lebih baik dari apa yang Ku berikan kepada orang-orang yang memohon’. Dan keutamaan kalam Allah SWT atas semua perkataan adalah seperti, keutamaan Allah SWT atas makhluk-Nya” (HR.Tirmidzi).

Begitu dahsyat keutamaan Al-Qur’an, hingga kita bisa mendapatkan pahala yang luar biasa, dengan pengorbanan yang tidak seberapa. Rasulullah SAW bersabda: ”Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah maka ia mendapat satu kebaikan, dan satu kebaikan akan dibalas dengan sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan alif laam miim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf; lam satu huruf dan mim satu huruf” (HR.Tirmizi).

Begitu dahsyat keutamaan Al-Qur’an, karena ia adalah obat mujarab bagi kegalauan hati kita. Allah SWT berfirman: “Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman” (QS.Yunus: 57).

Allah ta’ala juga berfirman: “Katakanlah bahwa Al-Qur’an itu adalah petunjuk dan obat penawar bagi orang-orang yang beriman” (QS.Fusshilat: 44).

Begitu dahsyat keutamaan Al-Qur’an, hingga kita bisa menjadi manusia terbaik dengannya. Rasulullah SAW bersabda: ”Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan yang mengajarkannya” (HR. Al-Bukhari).

Kita juga akan disetarakan dengan para Malaikat yang mulia karenanya. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW: ”Orang yang pandai membaca Al-Qur’an akan ditempatkan bersama kelompok para Malaikat yang mulia dan terpuji. Adapun orang yang terbata-bata dan sulit membacanya akan mendapat dua pahala” (HR.Muslim).

Begitu dahsyat keutamaan Al-Qur’an, karena derajat kita di surga akan ditentukan sebanyak apa kita membacanya. Rasulullah SAW bersabda: “Akan dikatakan kepada para penghafal Al-Qur`an: bacalah dan naiklah ke atas. Bacalah dengan tartil sebagaimana dulu kamu di dunia membacanya dengan tartil. Karena derajat kamu (di surga) berada di akhir ayat yang dulu kamu biasa baca” (HR.Ahmad).

Begitu dahsyat keutamaan Al-Qur’an, hingga kita akan dibanggakan oleh Allah SWT di hadapan para malaikat-Nya. Rasulullah SAW bersabda: “Tidaklah suatu kaum berkumpul dalam salah satu rumah Allah SWT untuk membaca Al-Qur’an dan mempelajarinya, melainkan ketenangan jiwa bagi mereka, mereka diliputi oleh rahmat, dikelilingi oleh para malaikat, dan Allah SWT menyebut nama-nama mereka di hadapan para Malaikat yang ada di sisi-Nya”.

Begitu dahsyat keutamaan Al-Qur’an, hingga siapa yang rajin membacanya akan dijauhi setan, kejahatan dan kesusahan. Rasulullah SAW bersabda: “Perbanyaklah membaca Al-Qur’an di rumahmu, sesungguhnya di dalam rumah yang tak ada orang membaca Al-Qur’an, akan sedikit sekali dijumpai kebaikan dirumah itu, dan akan banyak sekali kejahatan, serta penghuninya selalu merasa sempit dan susah”. Rasulullah SAW juga bersabda: “Sesungguhnya rumah yang di dalamnya dibacakan surat Al-Baqarah, tidak akan bisa dimasuki setan” (HR.Muslim).

Begitu dahsyat keutamaan Al-Qur’an, hingga kita akan dikenakan mahkota surga jika anak kita berhasil menghafalnya. Sebaliknya, orang tua kita juga akan dihadiahi mahkota itu jika kita berhasil menghafalnya. Rasulullah SAW bersabda : “Barangsiapa selalu membaca Al-Qur’an dan mengamalkan isinya niscaya Allah SWT akan memakaikan mahkota kepada kedua orang tuanya besok di hari kiamat yg mana cahaya mahkota tersebut lebih indah dari cahaya matahari yg menyinari rumah-rumah di dunia. dan dipakaikan kedua orang tuanya perhiasan yang tidak didapatinya didunia, lalu keduanya bertanya: dengan amal apa hingga kita diberikan pakaian ini? dikatakan: karena anakmu hafal Al-Qur’an”. Maka apakah gerangan balasan pahala yang akan dianugerahkan kepada orang yg membaca dan mengamalkan Al-Qur’an itu sendiri?” (HR.Abu Dawud).

Begitu dahsyat keutamaan Al-Qur’an, sehingga para penghafal dan pembacanya akan menjadi keluarga Allah di dunia. Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga dari kalangan manusia”. Beliau ditanya,”Siapa mereka wahai Rasulullah”. Beliau menjawab: “mereka adalah Ahlul Qur’an, mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang khusus-Nya” (HR. Ahmad).

Begitu dahsyat keutamaan Al-Qur’an, maka marilah kita semakin bersemangat untuk senantiasa membacanya, merenungi maknanya, mengamalkannya dalam kehidupan nyata, dan mengajarkannya kepada keluarga dan orang-orang di sekitar kita. Semoga kita juga akan menjadi dahsyat di mata Allah dan manusia..

(Artikel ini ditulis untuk Majalah Keluarga Islami Hadila, Yayasan Solo Peduli)

Ust. Hakimuddin Salim, Lc. MA.

Ustadz asal Klaten yang sehari-hari akrab dipanggil ustadz Hakim ini, sekarang sedang menyelesaikan studi doktoral di Universitas Islam Madinah. Selain aktif di Yayasan Islamic Center Ibnu Abbas, beliau juga aktif menjadi penceramah dan penulis di beberapa media. Twitter: @hakimuddinsalim | FB: /hakimuddin.salim | Blog: Hikmatia
(Visited 455 times, 1 visits today)

Beri Komentar (via FB)

http://bursanurulfikri.com/

Lihat Juga:

Siapa Saudara dan Teman Anda Sebenarnya?

Diterjemahkan oleh : Dr. Ahmad Asri Lubis, MA SAUDARA anda ialah insan yang menyingkap keaiban …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *